Profil Kawasan Transmigrasi

KAWASAN TRANSMIGRASI PARIT RAMBUTAN

Provinsi : SUMATERA SELATAN

Kabupaten : KAB. OGAN ILIR

Jumlah Kecamatan : 3

Jumlah Desa : 16

Jumlah Penduduk : 19,264

Luas Kawasan : 19,282 Ha

Potensi Daya Tampung: 0 KK

Status Kawasan : Mandiri

Dasar Penetapan : KEPMENDESA PDTT NO.104 TAHUN 2017

Status Kawasan : Mandiri

Nilai IPKT : 50.12

Tahun IPKT : 2023

PROFIL EKONOMI

Pendapatan Per Kapita : 2,915,000

Mata Pencaharian : Petani

Jumlah Petani : 10,000

Jumlah Nelayan : 0

SARANA DAN PRASARANA EKONOMI

Jumlah Pasar : 1

Jumlah Kios : 0

Jumlah Bengkel : 1

Jumlah Minimarket : 0

Jumlah Toko : 0

Jumlah Bank : 0

Jumlah Penggilingan : 0

Sarana Lain : 0

KELEMBAGAAN EKONOMI

Jumlah Bumdes : 9

Jumlah UMKM : 0

Jumlah Koperasi : 8

Jumlah Poktan : 0

Jumlah Gapoktan : 0

Jumlah Lain : 0

PRODUK UNGGULAN KAWASAN
Jenis Komoditas /Ha /Tahun
Komoditas Pangan Padi 3.00 ton 39,000.00 ton
Komoditas Pangan Jagung 2.40 ton 697.00 ton
Komoditas Perkebunan Kelapa Sawit 1.70 ton 6,500.00 ton
Komoditas Perkebunan Karet 1.00 ton 999.00 ton
Komoditas Peternakan Sapi 0.00 ton 4,869.00 ekor
Komoditas Peternakan Ikan 0.00 ton 297,263.00 ekor
PROFIL SOSIAL KAWASAN

Usia Produktif ( 15-65 ) : 12,822 Jiwa

Usia < 15 Tahun : 4,509 Jiwa

Usia > 65 Tahun : 1,933 Jiwa

Jumlah SD: 20 Unit

Jumlah SMP/Setara : 4 Unit

Jumlah SMA/Setara : 1 Unit

FASILITAS KESEHATAN

Puskesmas : 5 Unit

Rumah Sakit: 0 Unit

Posyandu : 32 Unit

Klinik : 0 Unit

Pustu : 3 Unit

Apotik : 0 Unit

Posbindu : 12 Unit

Polindes : 0 Unit

FASILITAS KESEHATAN

Optikal : 0 Unit

Poskesdes : 0 Unit

Transfusi Darah : 0 Unit

Fasilitas Lain : 0 Unit

Fasilitas Mandiri : 0 Unit

STATUS DESA KAWASAN
Status Desa Jumlah Desa
Desa Maju 2
Berkembang 13
Tertinggal 1
DOKUMEN PERENCANAAN

Dok. RKT :

Dok. RTSP : Tanabang.SP1

Dok. RSKP :

Status Lahan Kawasan : Non HPL

DOKUMEN PERENCANAAN

Konektivitas Digital : Internet

Sertifikat SHM Sudah Terbit : 3,317

Sertifikat SHM Belum Terbit : 1,133

 

REKOMENDASI KAWASAN TRANSMIGRASI

(1) Penentuan potensi unggulan kawasan Transmigrasi menjadi produk unggulan berbasis aspirasi kearifan lokal– hulu hilir – untuk menjadi ikon global (TETRA 1); (2) Penciptaan produk unggulan (PU) ikonik dan produk unggulan (PU) turunan Transpolitan TetrapreneurKawasan Transmigrasi (TETRA 1).(1) Pembentukan unit Transpolitan Tetrapreneur Kawasan Transmigrasi (TETRA 1);(2) Penyempurnaan unit Transpolitan Tetrapreneur Kawasan Transmigrasi (TETRA 1).

1. Jalan kawasan transmigrasi diberikan perkerasan sesuai dengan kondisi tanah (menggunakan permeable pavement atau rigid pavement/asphalt atau cor beton); 2. Jalan untuk seluruh PPLT/Pusat SKP diberikan perkerasan sesuai dengan kondisi tanah (menggunakan permeable pavement atau rigid pavement/asphalt atau cor beton); 3. Peningkatan intensitas perjalanan trayek tetap menjadi setiap hari.

1. Inventarisasi komoditas unggulan dan pelatihan pengembangan potensi ke masyarakat umum; 2. Pelibatan pelaku seni dan budaya dalam pembuatan event tahunan dengan menampilkan potensi unggulan; 3. Pengembangan dan inovasi produk budaya lokal; 4. Membuka peluang-peluang berkegiatan di dalam kawasan untuk mengurangi migrasi keluar.

1. Pengadaan dokumen penetapan tata ruang sebagai acuan dalam perencanaan, pengawasan dan pengendalian Pembangunan Kawasan Transmigrasi/Perdesaan; 2. Pembangunan RTH Kawasan lebih dari 30%; 3. Optimalisasi pengelelolaan dan pemanfaatan amenity resources untuk kegiatan ekonomi dan sosial; 4. Pembentukan lembaga mitigasi bencana disertai kebijakan program dan anggaran yang terstruktur.

1. Penegakan hukum dan pemberian sanksi terhadap pelaku alih fungsi lahan; 2. Pelatihan dan peningkatan skill tenaga kerja lokal; 3. Optimalisasi klaster berbasis komoditas unggulan yang sudah dibentuk oleh masyarakat; 4. Pencanangan kebijakan terkait pemberian insentif kepada pelaku usaha di kawasan trasmigrasi.

Loading...
© - Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia